"Kebanggan kita yang terbesar bukan karena tidak pernah gagal, namun bangkit kembali setiap kita jatuh" (Confusius)

Friday, October 26, 2012

Air Susu Dibalas Air Tuba


Seorang pemuda, Deng Jinjie (27) sedang asik bermain di taman dengan dua ekor anjingnya. Tiba-tiba ia mendengar teriakan minta tolong dari arah sungai di dekat taman. Ia pun segera berlari menuju sungai. Tampak suami-istri sedang berenang di sungai dan terus berteriak minta pertolongan.




Ternyata, mereka panik melihat anak mereka yang sedang berenang memakai ban pelampung terlihat semakin jauh terbawa arus sungai. Anak berusia 5 tahun tersebut sudah terpisah hingga jarak belasan meter dari orang tuanya.

Tanpa pikir panjang, Jinjie langsung melompat ke sungai untuk memberi pertolongan. Dua orang warga lainnya juga ikut menyebur ke sungai membantu usaha penyelamatan Jinjie. Berkat pertolongan mereka, ketiga anggota keluarga tersebut berhasil sampai ke tepian sungai dengan selamat.

Namun, ketika semua terlihat sudah berakhir, orang-orang baru menyadari ada satu hal yang tak beres. Jinjie, sang pemimpin usaha penyelamatan tidak terlihat di mana-mana. Mereka akhirnya menyadari bahwa Jinjie kehabisan tenaga saat berenang dan terbawa arus sungai. Warga lalu menghubungi polisi dan petugas pemadam kebakaran, yang pada akhirnya berhasil menemukan Jinjie yang sudah tewas karena terlalu lama berada di dalam air.





Yang membuat semua orang terkejut, saat semua orang sibuk berusaha mencari Jinjie, keluarga yang baru saja diselamatkan oleh pahlawan mereka dengan taruhan nyawa itu malah melangkah pergi begitu saja dari lokasi. Tak sedikitpun ucapan terima kasih terdengar dari mulut mereka. Dan pada saat seseorang dari keramaian bertanya, "orang yang menyelamatkan kalian masih berada di dalam air, mengapa kalian pergi?" Sang ibu dari keluarga tersebut malah menjawab "Itu bukan urusan saya".

Betapa mengenaskan nasib Jinjie. Perbuatan baiknya menolong orang malah dibalas dengan air tuba.

Berita ini sedang ramai di kalangan netters Cina. Keluarga yang belum diketahui identitasnya ini menerima hujan hujatan. Di mana pun berita ini muncul, kolom komentar akan dipenuhi dengan berbagai hujatan dan permohonan agar identitas keluarga tersebut dicari hingga jelas dan diperlihatkan ke publik.

Sebuah pelajaran bagi kita, jangan sampai lupa mengucapkan "terima kasih" atas hal baik yang orang lakukan, serta berupayalah selalu untuk membalas segala kebaikan. Jangan sampai deh, menjadi seperti kata pepatah, "Kacang lupa kulitnya." Astaghfirullah..

Kisah Semangkok Bakmi


Pada sebuah malam...

Ana bertengkar hebat dengan ibunya. Penuh amarah yang membuncah, akhirnya Ana meninggalkan rumah tanpa membawa apapun. Dalam perjalanannya, ia baru menyadari sama sekali tdk membawa uang. 

Saat menyusuri sebuah jalan, ia melewati sebuah kedai dan mencium harumnya aroma masakan sang pedagang bakmi. Ia ingin sekali memesan semangkuk, tetapi tak sepeser uang pun di kantongnya.

Pemilik kedai melihat Ana berdiri cukup lama di depan kedainya, lalu berkata "Nona, apakah engkau ingin memesan semangkuk bakmi?" 

" Ya, tetapi, aku tidak membawa uang," jawab Ana dengan malu-malu

"Tidak apa-apa, aku akan mentraktirmu" jawab si pemilik kedai. "Silahkan duduk, aku akan memasakkan bakmi untukmu".

Tidak lama kemudian, pemilik kedai itu mengantarkan semangkuk bakmi. Ana segera makan beberapa suap, kemudian air matanya mulai berlinang.. 

"Ada apa nona?" tanya si pemilik kedai.

"Tidak apa-apa. Aku hanya terharu," jawab Ana sambil mengeringkan air matanya.

"Bahkan, seorang yang baru kukenal pun memberi aku semangkuk bakmi. Tetapi ibuku sendiri, setelah bertengkar denganku, mengusirku dari rumah dan mengatakan kepadaku agar jangan kembali lagi ke rumah," ucapan Ana disertai sedu-sedan sambil meneruskan curahan hatinya, "Kau, seorang yang baru kukenal, tetapi begitu peduli denganku dibandingkan dengan ibu kandungku sendiri." 

Pemilik kedai setelah mendengar perkataan Ana menarik nafas panjang...
"Nona mengapa kau berpikir seperti itu? Renungkanlah hal ini. Aku hanya memberimu semangkuk bakmi dan kau begitu terharu. Ibumu telah memasak bakmi dan nasi untukmu saat kau kecil sampai saat ini, mengapa kau tidak berterima kasih kepadanya? Dan, kau malah bertengkar dengannya."

Ana, terhenyak mendengar hal tersebut. "Mengapa aku tdk berpikir tentang itu? Untuk semangkuk bakmi dari orang yang baru kukenal, aku begitu berterima kasih, tetapi kepada ibuku yg memasak untukku selama bertahun-tahun, aku bahkan tidak memperlihatkan kepedulianku kepadanya. Dan, hanya karena persoalan sepele, aku bertengkar dengannya.

Ana, segera menghabiskan bakminya, lalu ia menguatkan dirinya untuk segera pulang ke rumahnya. Saat berjalan ke rumah, ia memikirkan kata-kata yg harus diucapkan kepada ibunya. 

Begitu sampai di ambang pintu rumah, ia melihat ibunya dengan wajah letih dan cemas. Ketika bertemu dengan Ana, kalimat pertama yang keluar dari mulutnya adalah "Ana kau sudah pulang, cepat masuklah, aku telah menyiapkan makan malam dan makanlah dahulu sebelum kau tidur. Makanan akan menjadi dingin jika kau tidak memakannya sekarang". 

Pada saat itu Ana tidak dapat menahan tangisnya. Ia langsung bersimpuh penuh air mata dihadapan ibunya.

Sekali waktu, kita mungkin akan sangat berterima kasih kepada orang lain di sekitar kita untuk suatu pertolongan kecil yang diberikan kepada kita. Tetapi kepada orang yang sangat dekat (keluarga) khususnya orang tua, kita semestinya berterima kasih hingga habis usia dilekang waktu.

PRA-MU-KA !!!


Pramuka...pramuka...pramuka... Hanya itu yang ada di pikiranku saat ini. Entah aku ini maniak atau benar-benar addicted akan organisasi itu. Meskipun kegiatannya melelahkan, tapi bagiku bukan hanya melelahkan tapi juga menyenangkan karena kita disana belajar sambil main-main. Satu-satunya kegiatan melelahkan dan menyenangkan. Jujur saja aku lebih memilih Pramuka daripada harus bersekolah. Kalau-kalau ada SMK Pramuka, tanpa harus disuruh aku langsung daftar kesana. Mengapa aku suka pramuka? kita tak hanya di ajarkan materi-materi saja, tapi banyak ke prakteknya. Jadi, lebih nyantol  Pramuka daripada pelajaran sekolah. Daripada aku harus susah-susah belajar kimia, fisika, lebih baik aku belajar bidang kepramukaan seperti menaksir tinggi atau survival di tengah hutan. Karena menurutku itu lebih real dalam kehidupan sehari-hari. Berkemah, ya itulah yang membuatku menyukai ini semua. Dengan tanpa sengaja kita bisa lebih dekat dengan teman-teman dan berkenalan dengan orang yang belum kita kenal. Banyak teman jadinya. Entahlah, usiaku juga masih labil, belum bisa menapak pada satu batu yang sebenarnya bisa bertahan lama. Melihat ada kakak-kakak yang jabatannya lebih jauh dariku, slempang itu, tanda jabatan, TKK, dan pernak-perniknya membuat beliau lebih gagah dihadapanku. Daripada mengenakan Jas berdasi aku lebih baik memakai hem coklas berhasduk merah-putih :D Daripada harus berurusan dengan kertas, map, dan catatan, aku lebih baik berurusan dengan tenda, tongkat, tali, dan api :) Tak juga harus bermain-main, tapi kita diajari bagaimana berorganisasi layaknya seperti perkantoran. Sekali salah melangkah, kegiatan akan sulit untuk bergerak. Saat ini, aku beruntung masih bisa berorganisasi pramuka di sekolahku. Aku bertemu teman-teman "gila" yang selalu membuatku tertawa. Meskipun kalian menyebalkan, menjengkelkan, dan lain sebagainya, aku harus berfikir pasti ada sebab kenapa kalian seperti itu. Aku tidak bisa menyalahkan kalian, hanya aku yang haus beradaptasi dengan keanehan kalian :) I never angry to all of you. Aku hanya ingin menyendiri untuk bisa berfikir "Apa yang telah kuperbuat". Sungguh aku tidak bisa meninggalkan kalian semua, aku tidak bisa meninggalkan organisasi ini. Tanpa kalian aku mungkin tidak bisa melampiaskan hausku akan organisasi ini. :) Terimakasih untuk kalian semua yang membantuku mencintai organisasi ini lebih lama lagi. Aku tidak tau apa yang aku lakukan tanpa kalian semua. :D semoga kita ber21 akan selalu seperti halnya keluarga :D terima kasih Oka, Erlian, Bagus, Ratna, Iga, Zakky, Treesya, Arum, Ludhya, Hening, Yeni, Anin, Ulfi, Dinda, Aldi, Arrpylla, Jessica, Tika, Ruchama, Nita. :D Mari teriakan!!! FIGHT AS ONE, LASPRAGA STRAIGHT AND BRIGHT !!!! 

Kode Pada Pensil

Teman-teman pasti pernah lihat dan menggunakan benda ini kan? Dan juga kode yang tertera di salah satu sisinya.


Beberapa mungkin tahu kalau kode itu merupakan tanda tingkat kehitaman pensil. Makin besar angka di depan huruf B, makin tinggi tingkat kehitaman pensilnya, tapi sedikit sekali yang tahu kepanjangan huruf-huruf itu.

Unsur utama pensil adalah percampuran grafit dan tanah liat dimana dengan ragam rasio antara keduanya akan menghasilkan hasil yang berbeda. 

Apabila tanah liat dikurangi maka grafit akan mendominasi volume yang ada sehingga hasilnya akan semakin hitam, begitupun apabila tanah liatnya terlalu banyak maka hasilnya akan memudar (tidak terlalu hitam) akan tetapi batangnya lebih keras.

Bila terlalu banyak grafit maka batang pensil akan sangat lembut tetapi juga lebih cepat aus. Sedangkan bila menggunakan pensil yang terlalu sedikit grafit maka untuk menghitamkannya perlu beberapa kali goresan yang tentu juga akan merusak kertas.

Jadi penggunaan pensil (khususnya saat menggambar) sebaiknya bukan hanya bermain pada jumlah goresan melainkan dengan menggunakan komposisi pensil yang sesuai.

Komposisi tersebut bisa kita ketahui karena pasti tercetak / tertulis jelas pada batang pensil. Unsurnya adalah 3 huruf yaitu H, F dan B.

H, berarti Hardness (yaitu tingkat kekerasan, skalanya antara H, 1H sampai 9H, semakin tinggi angkanya berarti semakin keras).

F, berarti Fine (yang diperuntukan utk menulis dan tanpa skala).

B, berarti Blackness (tingkat kehitaman dari mulai B, 1B, 9B bahkan 9xxB).


Misalkan:
1. HB berarti lebih keras dan lebih hitam dari F

2. 2B lebih hitam dan tidak keras.

3. HHBBB berarti lebih keras 2 kali lipat dan sangat amat hitam. Dapatkah kita membayangkan seberapa hitam pensil 9B itu?


Adapun pengkodean tersebut adalah mengikuti cara Inggris yang de facto lebih dianut sebagai kode internasional sedangkan Amerika membuat pengkodean sendiri yang terbatas pada penggunaan yang paling umum yaitu #1 (B), #2 (HB), #2½ (F), #3 (H) dan #4 (2H).

Ada satu hal yang menarik dalam pengkodean pensil tersebut bahwa ternyata sebenarnya tidak ada standar internasional penentuan kadar grafit dan tanah liat bagi setiap produsen pensil, jadi kehitaman pensil 2B pada pensil merk tertentu bisa berbeda dengan 2B pada pensil merk lainnya.


Sumber :
aneh.us


SMK Pramuka????


SMK Pramuka?? itu sih ide ku yang agak konyol untuk diwujudkan -_- ya seperti judulnya, aku pengen ada sekolah yang hanya memberikan pelajaran-pelajaran kepramukaan. sudah banyak satuan karya pramuka yang bisa diandalkan. setingkat SMA, SMK pramuka mempunyai 3 tahun pembelajaran dengan jurusan" tertentu sesuai dengan kemampuan para peserta didik. contohnya:

Bhayangkara, mereka bisa terlatih dari usia muda untuk menjadi polisi yang baik dan lebih disiplin.

Bakti Husada, mereka bisa di ajarkan tentang bantuan medis yang lebih handal dan kreatif.

Dirgantara, mereka bisa lebih dini mempelajari tentang ALUSISTA udara dengan sangat baik jika masuk TNI-AU.

Wira Kartika, Mereka bisa belajar bagaimana strategi perang dengan baik jika di ajarkan sesuai tingkatannya dan berjalan bertahap.

Bahari, mereka menjadi lebih terlatih menjadi seorang yang siap menjalankan tugas di perairan.

Wana Bakti, mereka bisa berlatih melindungi hutan dan menjadi kreatif agar hutan di indonesia tetap terjaga ke asriannya.

Taruna Bumi, Dengan belajar mulai di usia muda mereka diharapkan bisa menjadi seorang agrowisata yang kreatif.

Kencana, mereke lebih kreatif dan komunikatif tentang sosialisasi keluarga yang baik.

bukan hanya pelajaran kepramukaan dan pelajaran tentang jurusannya, namun juga terdapat pelajaran umum seperti bahasa indonesia, inggris, PKN, dan lain-lain
itu sih sekolah khayalanku. belum tentu direspon baik untuk semua pihak, tapi aku mengharapkan ada sekolah seperti itu di indonesia. :D jayalah pramuka! jayalah indonesia! :)


Iswahyudi


 aku mau kasih info tentang pahlawan kita nih.. namaya ISWAHYUDI.. Nama pahlawan kita itu diambil oleh AFB (Air Force Base / pangkalan udara) di magetan lho.. tepatnya Lanud Iswahjudi WINGS 3.. kelamaan nih basa basinya -_-V kita telusur aj yuk. :D 

Iswahyudi


Lahir di Surabaya, 15 Juli 1918. Mengenyam pendidikan NIAS, Lutchtvasrt Opielding School. Saat proklamasi, ia memimpin sekelopok pemuda menyerbu kantor Jawatan Kereta api, menurunkan bendera Jepang dan menaikkan bendera Merah Putih dan ikut mengamankan pesawat terbang serta peralatannya yang berhasil direbut dari tangan Jepang di Tanjung Perak.

Sebagai sosok yang pernah mendapat pendidikan penerbang, ia menggabungkan diri dengan pimpinan TKR Jawatan Penerbangan di Yogyakarta. Dalam waktu tiga minggu ia sudah mampu menerbangkan pesawat. Kemudian ia diangkat menjadi instruktur Sekolah Penerbang dengan pangkat Opsir Udara II sekaligus pembantu utama Adisutjipto.

Tanggal 23 April 1946 ia dan kawan-kawan turut serta dalm penerbangan tiga buah pesawat menuju formasi yang membawa delegasi RI terdiri dari KSAU S.Suryadarma Jenderal Mayor Sudibyo yang akan mengadakan perundingan dengan Sekutu mengenai penyelesaian tawanan perang dan orang-orang intermiran.

Tanggal 10 Juli 1946 diadakan demonstrasi terbang di Pangkalan Udara Cibeureum Tasikmalaya, ia dan rekan-rekannya berhasil menarik perhatian masyarakat berkat ketangkasan yang diperlihatkannya dalam penerbangan pesawat.

Pembina-pembina AURI selalu berusaha memperbaiki pesawat-pesawat rongsokan peninggalan Jepang. Salah satu pesawat itu diberi nama "Diponegoro I". Tanggal 10 Agustus 1946 ia dan kawan-kawannya menerbangkan dari Maguwo ke Maospati - Madiun.

Tanggal 27 Agustus 1946, enam buah pesawat tinggal landas dari Lapangan Maguwo menuju Sumatra Selatan. Dalam perjalanan kembali ke Yogyakarta pesawat yang dikemudikannya mengalami kerusakan mesin. Tak ada pilihan lain selain melakukan pendatan darurat. Berkat ketrampilannya,pesawat tersebut berhasil mendarat di Pameungpeuk-Garut.

Awalnya Iswahyudi diberi tugas sebagai instruktur Sekolah Penerbang di Yogyakarta. Sesudah itu diangkat menjadi Komandan Pangkalan Bugis-Malang dan selanjutnya diserahi jabatan sebagai Komandan Pangkalan Udara Garut. Ia bertugas membentuk dan menyusun organisasi AURI di Sumatera. Bahkan mendapat tugas khusus menyelenggarakan hubungan udara dengan luar negeri.

Ketika Belanda melakukan belokade yang ketat baik darat, laut maupun udara terhadap wilayah RI, namun AURI berhasil menerbangkan diplomat ke luar negeri antara lain membawa misi Wakil Presiden dalam kunjungan tidak resmi ke India, dan Iswahyudi sebagai Co-Pilot.

Untuk melakukan tugasnya, AURI memerlukan pesawat yang cukup. Sewaktu bertugas sebagai Komandan Pangkalan Udara Gadut Bukittinggi, ia mengajak masyarakat untuk berpartisipasi dalam pembelian pesawat terbang . Himbauan itu berhasil baik, secara bergotong royong masyarakat Bukittinggi membeli sebuah pesawat terbang jenis AVRO ANSON dari seorang pedagang Amerika bersama Keegan. Pesawat itu kemudian diberi nama Registrasi RI-003. Sesuai dengan perjanjian Keegan akan diantarkan kembali ke Bangkok.

Bersama Halim Perdana Kusuma berangkat ke Bangkok ditugaskan mengadakan kontak dengan pedagang-pedagang Singapura dalam rangka membeli senjata yang akan dibawa ke Indonesia.

Setelah menyelesaikan tugas di Bangkok, pesawat kembali ke Tanah Air lewat Singapura. Tanggal 4 Desember 1947, sewaktu pesawat terbang berada di udara Perak, Malaysia tiba-tiba cuaca buruk, ia berusaha melakukan pendaratan darurat namun pesawat membentur pohon kayu. Akhirnya jatuh di laut Tanjung Hantu Perak-Malaysia. Iswahjudi dan Halim Perdana Kusuma gugur dalam malapetaka itu. Kerangka jenazah Iswahjudi dan Halim Perdana Kusuma dipindahkan ke Indonesia dan dimakamkan kembali di TMP Kalibata tanggal 10 Nopember 1975. Pemerintah RI pun menganugerahinya Gelar Pahlawan Nasional.

Ketika pendirian negri ini, rakyat Bukittinggi dihimbau bergotong royong untuk pembelian sebuah pesawat dan himbauan Iswahyudi pun berhasil baik, maka lain halnya di jaman sekarang. Himbauan pejabat, lebih sering hanya sebagai himbauan belaka. Barangkali inilah salah satu bedanya (dari sekian perbedaan yang ada) pejabat di awal pendirian negri ini dan pejabat sekarang !!!

Sumber: http://id.shvoong.com/books/biography/2129618-biografi-marsma-tni-anm-iswahyudi/#ixzz1l73BrG2h

sekian tentang Iswahyudi.. :D kapan" ak posting deh tentang AFB di magetan itu.. :D see yaaa...

ISWAHJUDI AFB Magetan

This Is Me


Aku?? aku siapa ya?? hha.. Oke, for the first time i wan't to introduce my self #hasil translate google.. ^^V

    Nama lengkapku Vaiz Lazuardian, panggil aj Vaiz.. Kata orang tua sih aku lahirnya di kota Jember, tapi gak tau kog bisa sampek nyungsep di kota pecel ini.. hhe.. tanggal 21 Mei 1995 aku dilahirkan oleh ibuku #jelas -_-" . anak pertama dari tiga bersaudara. Waktu SD aku disekolahkan di MI Islamiyah 03 Madiun, masuk SMP 2 Madiun, dan sejak postingan ini kubuat ak masih bersekolah di SMA N 3 Madiun <== Ni sekolah RSBI men.. :D tapi ttep jiwa Indonesia \(^o^)/ pengennya sih nerusin kuliah di UNAIR jurusan Hubungan Internasional. Ya mudah"an tercapai deh mimpiku yang menjulang itu.. hha..

      Di sekolah aku paling seneng ikut kegiatan yang berbau fisik. contohnya ya pencinta alam, pramuka, dan paskibra.. tapi menurutku yang paling aku suka dari ketiga ekstra tersebut pramuka yang paling aku suka'i. :) Masih tentang Sekolah.. Aku dibilang anak yang suka banget sama kucing.. #nah kok?? -_-"
paling seneng sama warna Biru, Putih, Merah dan Hitam.. aku anaknya humoris paling seneng nyari temen yang seprofesi, cah humor og.. :D klo deket" gue hati", kadang-kadang aku bisa usil juga, jadi siapkanlah perisai dan helm anti peluru.. hha.. #alay. Daritadi yang gu suka mulu.. ganti nih yang gue gak suka.. KELENGKENG.. tu buah musuhku banget.. klo udah ketemu tu anak, paling ak ngluarin jurus 1000 kaki.. #hasil belajar ama lipan.

udah jangan banyak",, ^^ itu aj dulu lebih lengkapnya hubungi saya dibawah ini #lagak presenter TV rusak


Contact Me at :
http://www.facebook.com/vaiz.lazuardian
https://twitter.com/K_vaiz29
http://www.youtube.com/user/lazuardian29?feature=guide

Thanks :)

 

Blog Kawanku

  • *Oleh Kurnia Putri Utomo ( +kurnia putri utomo )* Sabtu, 1 Agustus 2015 pada pukul 05.30 tepat saya mengendarai motor bebek menuju ke warung nasi pecel yan...

Followers

Booo !! Buahahahaha It's Me Vaiz. Powered by Blogger.